KARAKTERISTIK PENCARI ILMU

KARAKTERISTIK PENCARI ILMU
(Berdasarka Kitab Ta’lim Muta’allim)

Penulis yakin, agama apapun di dunia ini dalam hal mencari ilmu dihukumi wajib bagi pemeluknya. Dalam tulisan ini, penulis hanya memberi contoh penjabaran Karakteristik Pencari Ilmu dalam ajaran agama Islam. Dalam Islam mengajarkan bahwa mencari ilmu atau thalabul ’ilmi itu suatu kewajiban, sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Abdil Barr yang artinya: ”Mencari ilmu itu adalah wajib bagi setiap muslim laki-laki maupun muslim perempuan”.

Agar sukses dala pencarian ilmu, seorang Pencari Ilmu harus memiliki bekal-bekal yang cukup, bekal awal yang harus dimiliki dan dilakukan oleh Pencari Ilmu adalah niat, yaitu niat yang sungguh-sungguh. Dalam Kitab Ta’lim Al-Muta’allim oleh Syaikh Az-Zarnuji, niat mencari ilmu itu setidaknya mencakup hal-hal berikut:
1. Niat mengharapkan Ridha Allah Subhanahu wa Ta’ala,
2. Niat untuk menggapai kebahagiaan akhirat,
3. Niat membasmi kebodohan bagi dirinya dan kebodohan orang-orang disekitarnya,
4. Niat menghidupkan agama,
5. Niat untuk menjaga keberlangsungan (kekekalan) agama.

Selain niat, Pencari Ilmu juga harus memiliki 6 (enam) hal sebagai modal karakteristik dalam mencari ilmu. Perihal ini, Syaikh Az-Zarnuji di dalam kitabnya tersebut menuliskan sebuah syair dari Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib radhiyallahu ‘anhu., dua bait syair yang artinya:

“Ingatlah! Engkau tidak akan mendapatkan ilmu kecuali dengan memenuhi enam syarat. Saya akan beritahukan keseluruhannya secara rinci. Yaitu: Kecerdasan, kemauan, sabar, biaya, bimbingan guru dan waktu yang lama.”

KATALOG BIMBINGAN TEKNIK TATA KELOLA DESA PUSBIMTEK PALIRA

Adapun terhadap 6 (enam) hal tersebut dapat penulis uraikan sebagai berikut:

1. Kecerdasan
Kecerdasan ini dapat dibagi menjadi dua yaitu: yang pertama, muhibatun minallah, yaitu kecerdasan yang diberikan langsung oleh Allah. Contoh, Seseorang yang memiliki hafalan yang kuat. yang kedua, muktasab, yaitu kecerdasan yang didapat dengan usaha. misalnya dengan cara mencatat, mengulang materi yang diajarkan, berdiskusi dan lain sebaginya.

2. Bersungguh-sungguh
Siapa pun yang bersungguh-sungguh, maka ia akan mendapatkan keberhasilan, demikian pula dalam mencari ilmu, kesungguhan adalah salah satu modal untuk menguasai ilmu yang sedang kita pelajari. Pepatah mengatakan: Man Jada wa Jadda “Siapa bersungguh-sungguh pasti dapat”.

3. Kesabaran
Mencari ilmu dibutuhkan kesabaran, sabar dalam belajar, sabar dalam diuji, sabar dalam segala hal yang kita alami dalam proses mencari ilmu, sabar dalam menjalani hukuman sekalipun jika ada. Kita perlu pahami bahwa sesungguhnya hidup ini adalah ujian, pasti Allah akan uji kesungguhan kita dalam mencari ilmu, manakala kita lolos dalam menjalaninya maka kita akan dinaikan tingkat kita dari yang sebelumnya. Pepatah mengatakan, “Orang yang cerdas adalah orang yang tidak akan pernah berhenti belajar”.

4. Biaya
Berkenaan dengan aktivitas mencari ilmu tentu butuh biaya (bekal), tidak mungkin mencari ilmu tanpa biaya (bekal). Contoh para imam, Imam Malik menjual salah satu kayu penopang atap rumahnya untuk mencari ilmu. Imam Ahmad melakukan perjalanan jauh ke berbagai negara untuk mencari ilmu. Beliau janji kepada Imam Syafi’i untuk bertemu di Mesir akan tetapi beliau tidak bisa ke Mesir karena tidak ada bekal. Seseorang untuk mendapat ilmu harus berkorban waktu, harta bahkan terkadang nyawa.

5. Bimbingan Guru
Hal yang juga sangat penting dalam mencari ilmu adalah bimbingan dari guru, terlebih belajar ilmu agama Islam, haruslah sesuai dengan bimbingan guru. Belajar agama Islam janganlah secara otodidak semata, karena akan menjadi bahaya jika salah memahami suatu teks ayat atau hadits. Karena begitu pentingnya bimbingan guru, maka kita haruslah menghormati dan memuliakan guru. Hal ini semata-mata untuk mendapatkan ridha guru yang pada akhirnya akan mengantarkan kita kepada Allah. demikian pula ketika kita mencari ilmu apapun dalam kehidupan kita.

6. Waktu Yang Lama
Mencari ilmu yang bagus itu butuh waktu yang lama, tidak mungkin ilmu didapatkan hanya dalam hitungan bulan saja. Imam Al-Baihaqi berkata:”Ilmu tidak akan mungkin didapatkan kecuali dengan kita meluangkan waktu”. Imam Al-Qadhi ditanya: “Sampai kapan seseorang harus menuntut ilmu?” Beliau menjawab: ”Sampai ia meninggal dan ikut tertuang tempat tintanya ke liang kubur.”

MINAT KERJASAMA PENYELENGGARAAN BIMTEK ?

Karakteristik atau adab dalam mencari ilmu sebagaimana uraian di atas manakala dapat dilaksanakan dengan baik maka InsyaAllah akan mendapatkan ilmu yang bermanfaat, berguna bagi diri sendiri dan orang lain, dan yang pasti akan mendapatkan rahmat dari Allah SWT.

Tak kata terlambat atau tidak mampu dalam mencari ilmu, karena siapa saja yang berjuang dalam pembelajaran maka Allah SWT akan memuliakannya dengan membentangkan sayap-sayap malaikat untuk para pencari ilmu.

Penulis adalah:
Direktur PusBimtek Palira.
Ketua Umum DPP LKDN.

Bagikan manfaat >>

4 komentar untuk “KARAKTERISTIK PENCARI ILMU”

  1. Pingback: KUMPULAN DIGITAL BOOK SMP NEGERI 18 SURABAYA – Perpustakaan Sekolah Menengah Pertama Negeri 18 Surabaya

  2. Pingback: KUMPULAN DIGITAL BOOK SMP NEGERI 18 SURABAYA – Pustaka Sekolah Menengah Pertama Negeri 18 Surabaya

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ada yang bisa kami bantu? .
Image Icon
Profile Image
Bimtek Palira Perlu bantuan ? Offline
Bimtek Palira Mohon informasi tentang bimtek :